Halal bihalal dan Talk Show Lakpesdam NU Banjarnegara


nu banjarnegaraDalam rangka menjalin ikatan silaturahim dan demi memajukan organisasi, Lakpesdam NU Banjarnegara, tak bosan-bosan untuk selalu memediasi berbagai moment dan menyelenggarakan berbagai acara untuk membangun kemajuan Nu di banjarnegara yang selama ini hampir  tak terdengar nafasnya..

Bertepatan dengan masih tersisanya bulan Syawal, Lakpesdam Banjarnegara berinisiatif untuk menggregetkan semangat berorganisasi lewat acara Halal bi halal, dalam acara halal bihalal dan talk show ini mengangkat tema ” Masa depan NU Banjarnegara ditengah lemahnya kaderisasi Jam’iyyah” tema ini cukup sederhana, tapi cekak aos istilah  simbahku, karena dengan melihat lemahnya Nu di banjarnegara terutama di sektor kaderisasi, maka motif dan inisiatif ini sangat-sangat berlian.

Acara Talk show dan halal bihalal ini, mengundang berbagai element organ/MWC,  lembaga sampai badan otonom yang ada di bawah Naungan NU Banjarnegara ditambah generasi muda yang ada di lingkungan MWC  yang  dipandang mempunyai bakat dan motivasi untuk masuk dalam struktural, sebagaimana maksud dan tujuan semula bahwa NU banjarnegara membutuhkan kekompakan dan kesadaran bersama, maka alasan mengundang  semua unsur organisasi sangat tepat dan  juga yang taketinggalan  sebagai incaran yaitu pra-anggota organisasi, disamping tujuan untuk merekatkan dan memberi kesadaran bersama tersebut,tujuan sebagaimana dimaksud  tadi yang  juga sangat penting yaitu sebagai media untuk menjaring dan merekrut kader muda, karena ujung tombak pengorganisiran lewat IPNU dan IPPNU diBanjarnegara lagi kurang bergairah. Lanjutkan membaca

NU dan politik praktis (bahaya)


At the moment PEMILUKADA Banjarnegara 2011, mari kita merefleksikan nasehat  KH Muhammad Ahmad Sahal Mahfudh.

Berikut cuplikan nasehat beliau, yang diposting ulang dari catatan facebook Komunitas Muda NU Banjarnegara (KMNU)

“Melibatkan NU dalam politik praktis di samping tidak sesuai dengan jati diri jam`iyyah juga berpotensi mengundang Lanjutkan membaca

POLITIK NU SEBENARNYA SEPERTI APA SIH


Maaf kembali admin belum sempat membuat tulisan-tulisan lagi, kali ini saya tertari dengan artikel yang dimuat di nu online, yang membahas tentang arah politik dan tanggung jawab NU,

Berikut kutipanya:

Sebagai organisasi keagamaan yang besar NU memikul juga tanggung jawab sosial yang sangat besar yaitu bagaimana mendidik dan membina warganya dengan semangat pengabdian, kesetiakawanan yang tinggi dan rasa saling percaya berdasarkan akhlak yang mulia. Untuk menjaga keutuhan dan kualitas umat ini tidak mudah karena akan selalu menghadapi situasi sosial dan kondisi politik yang sangat berbeda bahkan bertentangan. Mengingat keadaan ini, maka tanggung jawab sosial yang diemban oleh NU mengharuskan NU selalu mengambil sikap dalam bidang politik, justeru untuk melindungi warga dan bangsa dari proses degradasi dan demoraslisasi. Dengan alasan itu pula NU juga terpanggil berpolitik untuk menjaga keutuhan negara. Lanjutkan membaca

Telaah Pemikiran Gusdur (Dominasi Kyai dalam Tubuh NU)


Kita butuh referensi dalam menyikapi problematika keorganisasian, tak pandang dari mana terserah antum, dengan tujuan  untuk memperkaya dan mengasah pola pikir kita yang semakin kesini semakin kehilangan navigasi, dengan catatan adopsi pemikiran sebagai pemerkaya wacana kita.

untuk itu kita jangan sungkan -sungkan untuk meniti,  menelaah dan membaca berbagai pemikiran, dalam hal ini  kami sarankan  untuk membaca kembali atas  tulisan-emas  sang Guru dan sang Jagoan kita  (KH.Abdurrahman Wahid, Alm). Lanjutkan membaca

Indonesia Merdeka dari Utang


Bermimpi Indonesia Merdeka dari Utang
Ketergantungan pada utang luar negeri dan intervensi asing membelenggu Indonesia untuk bisa membuat lompatan-lompatan jauh ke depan dalam perbaikan ekonomi. Benarkah Indonesia sekarang ini mengalami apa yang disebut sebagai Fisher’s Paradox?
Mengapa semakin besar utang luar negeri yang dibayar, semakin besar akumulasi utang? Benarkah kita sudah merdeka secara ekonomi?
Seorang panelis pada Diskusi ”Sewindu Reformasi Mencari Visi Indonesia 2030” pekan lalu mengatakan, sampai sekarang ia tidak melihat ada keinginan dan komitmen jelas dari pemerintah untuk menghentikan ketergantungan pada utang atau keluar dari jerat utang.
Hal ini bisa dilihat dari tidak adanya langkah signifikan yang ditempuh pemerintah untuk mengurangi beban utang luar negeri. Mulai dari langkah moderat dengan menolak utang baru hingga langkah paling radikal meminta penghapusan utang, atau bahkan melakukan pembangkangan dengan mengemplang utang karena sebagian utang luar negeri yang ada saat ini dianggap sebagai utang najis (odious debt). Lanjutkan membaca

Ayat Yang paling Ditakuti Oleh Ulama


Ayat Yang paling Ditakuti Oleh Ulama

Oleh: H. Hartono Ahmad Jaiz

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْهُ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. يَا أَيُّهَا النَّاسُ أُوْصِيْكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ. قَالَ تَعَالَى: يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُمْ مُّسْلِمُوْنَ. قَالَ تَعَالَى: يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوْا رَبَّكُمُ الَّذِيْ خَلَقَكُمْ مِّنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيْرًا وَنِسَآءً وَاتَّقُوا اللهَ الَّذِيْ تَسَآءَلُوْنَ بِهِ وَاْلأَرْحَامَ إِنَّ اللهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيْبًا. يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ وَقُوْلُوْا قَوْلاً سَدِيْدًا. يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوْبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللهَ وَرَسُوْلَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيْمًا.
أَمَّا بَعْدُ؛ فَإِنَّ أَصْدَقَ الْحَدِيثِ كِتَابُ اللهَ، وَخَيْرَ الْهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَشَّرَ الأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا وَكُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ وَكُلَّ ضَلاَلَةٍ فِي النَّارِ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ.

Betapa kurang ajarnya tingkah pemuda Yahudi Bani Qainuqa’ di Madinah. Pemuda-pemuda bejat akhlaqnya itu menarik-narik kain seorang perempuan yang sedang berjual beli dengan mereka. Betapa sadisnya kebiadaban Yahudi Bani Nadzir di Madinah yang ingin menjatuhkan batu besar ke diri Rasulullah, Muhammad Shalallaahu alaihi wasalam. Dan betapa liciknya kemunafikan Yahudi Bani Quraiddhah yang mengadakan permufakatan rahasia dengan kafir Quraisy ketika perang Khandaq, di mana kaum muslimin dipimpin Rasulullah berada di dalam parit. Lanjutkan membaca

Puasa untuk jasmani dan Rohani


Marhaban Yaa Ramadhan Puasa merupakan salah satu rukun Islam yang dilaksanakan oleh kaum muslimin di seluruh dunia. Allah swt. telah mewajibkannya kepada kaum yang beriman, sebagaimana telah diwajibkan atas kaum sebelum Muhammad saw. Puasa merupakan amal ibadah klasik yang telah diwajibkan atas setiap umat-umat terdahulu. bentuk puasa yang telah dilakukan oleh umat terdahulu, yaitu: Puasa merupakan salah satu rukun Islam yang dilaksanakan oleh kaum muslimin di seluruh dunia. Allah swt. telah mewajibkannya kepada kaum yang beriman, sebagaimana telah diwajibkan atas kaum sebelum Muhammad saw. Puasa merupakan amal ibadah klasik yang telah diwajibkan atas setiap umat-umat terdahulu. ada yang praktek puasa setiap hari dengan maksud menambah pahala. Ada juga Puasa bicara, yakni praktek puasa kaum Yahudi. Kemudian Puasa bertapa, seperti puasa yang dilakukan oleh pemeluk agama Budha dan sebagian Yahudi. Dan puasa kaum-kaum lainnya yang mempunyai cara dan kriteria yang telah ditentukan oleh masing-masing kaum tersebut. Sedang kewajiban puasa dalam Islam, orang akan tahu bahwa ia mempunyai aturan yang tengah-tengah yang berbeda dari puasa kaum Lanjutkan membaca